{Book Review} The Atlantis Gene (The Origin Mystery #1)

24052983

Judul : The Atlantis Gene (The Origin Mystery #1)

Penulis : A.G. Riddle

Penerbit : Fantasious

Published : 2015

Jumlah halaman: 470 halaman

Rating : 3/5

Sinopsis : 

Di kejauhan Antartika, sekitar seratus lima puluh kilometer dari lepas pantai, ditemukan sebuah kapal selam yang diduga merupakan milik Nazi. Kapal tersebut mencuat dari suatu struktur yang terkubur dalam sebongkah gunung es. Para ilmuwan dari Immari gempar, mereka menduga struktur tersebut adalah Kota Atlantis yang hilang.

Di tempat lain, seorang mantan agen CIA, David Vale, mendapat pesan bersandi yang memuat informasi tentang rencana serangan teroris bernama Protokol Toba. Dengan petunjuk itu, ia berangkat ke Jakarta. Bersama organisasi antiteroris tempatnya bekerja sekarang, Menara Jam, ia menyelidikinya. Penyelidikan tersebut membawa David bertemu Kate Warner, ahli genetis brilian yang sedang mencoba mengobati autisme.

Dua dari subjek penelitian Kate diculik oleh Immari. Organisasi itu menduga bahwa Kota Atlantis yang ditemukan itu berisi manusia-manusia Atlantis yang sedang berhibernasi dan menunggu waktu yang tepat untuk terbangun. Satu-satunya jalan keluar untuk mencegah kepunahan umat manusia dari ancaman manusia Atlantis adalah dengan menemukan Gen Atlantis.

Apakah hal itu membuat Jakarta dalam bahaya? Bagaimana kaitan semua itu dengan Kate dan David, begitu pula Protokol Toba? Dan benarkah manusia Atlantis akan terbangun untuk memusnahkan umat manusia?

Buku ini masuk dalam salah satu whislist gue. Selain karena temanya sci-fi, penulisnya juga menjadikan kota Jakarta sebagai salah satu setting dalam novelnya. Ih, wow! Dan kabarnya, novel ini juga akan difilmkan. Nah, jadi penasaran sama sisi lain Jakarta yang tentu aja pasti berbeda dengan bayangan kita kebanyakan.

Kisah ini diawali dari penemuan kapal selam Nazi yang hilang di Antartika. Hal ini kemudian menggegerkan para ilmuwan di immari, sebauh perusahaan multinasional yang berambisi untuk menemukan Atlantis, kota yang hilang. Kisah kemudian dilanjutkan oleh David, seorang mantang agen CIA yang kini bergabung di menara Jam Jakarta mendapat pesan misterius tentang Protokol Toba, sebuah rencana penyerangan teroris. Kisah kemudian bergulir kembali menuju Kate, seorang dokter yang meneliti anak-anak autis. Dua subjek penelitiannya diculik oleh Immari. Organisasi yang meyakini bahwa manusia Atlantis sedang berhibernasi dan menunggu waktu yang tepat untuk terbangun. Lalu, masalah apa yang kemudian akan dihadapi oleh umat manusia?

Fix! Selama lebih dari 3 jam gue ngebolak-balik buku ini dengan rasa penasaran yang terus menerus. Sisi sejarah dan science yang saling sahut menyahut, ditambah mainan kode-kodean (bukan kode php para pemberi harapan palsu, yah). Ya, walaupun di awal sempat bingung karena alur yang melompat-lompat terlalu cepat dan pemahaman perbedaan waktu. Kadang, gue juga susah untuk ngebayangin “bentuk fisik” dari si tokoh karena pengarang tidak secara jelas menjelaskan. Ya, minimal selain tinggi badan. Rupa fisik kan kadang penting. Apalagi, kalo udah ada bayangan si agen rahasia biasanya unyu ganteng gimana gitu. Nah, kalo itu mah mau gue doang kali, yah. Haha. Hal lain yang bikin novel ini jadi tambah asyik adalah kualitas terjemahan yang lumayan oke. Jadi, gue nggak terlalu pusing dengan terjemahan yang seringkali acak adut. Dua jempol deh buat penerjemahnya. Akan tetapi, sayangnya novel ini merupakan seri pertama dari tiga buku. Yah, seperti biasa. Harus menunggu seri dua dan tiga keluar di pasaran, kecuali kalau penasaran banget dan pengin baca versi bahasa Inggrisnya.

“Kematian hanyalah sebuah gerbang, dan jalan yang membahagiakan bagi mereka yang penuh kebaikan.” — p.370

 

Buku ini dibaca dan direview dalam rangka “New Authors Reading Challenge 2015″ dan “Lucky no. 15, Who Are You Again?”

New Author Reading Challenge 2015lucky15


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s