{Book Review} Blackjack

blackjack

Judul : Blackjack

Penulis : Clara Ng & Felice Cahyadi

Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

Published : 2013

Jumlah halaman: 320 halaman

Rating : 2/5

Sinopsis : 

Cantik, kaya, dan baik hati adalah modal bagi Ashlyn untuk mendapatkan lelaki yang sempurna. Lelaki yang mencintainya. Namun jalan hidup berkata sebaliknya.

Ashlyn jatuh cinta setengah mati pada Jaeed, sesama mahasiswa Indonesia di Newcastle, Inggris. Jaeed-lah yang memperkenalkan Ashlyn pada permainan roulette, slot machine, dan permainan kartu blackjack. Jaeed-lah yang mengeruk uang Ashlyn untuk membayar utang judinya. Dan Jaeed pula yang mempermainkan cinta Ashlyn.

Mampukah Ashlyn bertahan ketika akhirnya judi merampas seluruh hidupnya? Membuatnya terlunta-lunta di London?

Diangkat dari kisah nyata, cerita Ashlyn adalah kisah yang bisa terjadi pada setiap perempuan.

…Because life is not a gamble

Siapa sih yang pernah merasa dirinya ditipu mentah-mentah oleh orang yang dicintainya? Dan herannya, dengan rela dia tertipu lagi untuk yang kedua, ketiga, bahkan keempat kalinya. Masih aja ada yang model begituan?

Ya, sayangnya orang jenis kaya gitu ada. Tergambar jelas dalam novel ini malahan.

Ashlyn, atau biasa dipanggil Ash *kok tetiba gue teringat dengan sosok Ash yang ada di #DarkHunterSeries* #plak, adalah seorang gadis yang perfecto lah. Bisa dibilang begitu. Punya orangtua yang cukup kaya untuk membiayai dirinya kuliah di Inggris. Iya, Inggris yang itu.

Dan, disinilah dia akhirnya memulai kehidupan kuliah yang diimpikannya dan bertemu dengan pangerannya, Jaeed.

northumbriapic source : here

Sayangnya, Jaeed bukanlah tipe pangeran yang biasa ada di sinetron Korea. Jelas-jelas dia cowok Arab. #eh

Apalagi, ada satu kebiasaan buruk yang Jaeed miliki. Dia gemar bermain judi! Nah loh! Disinilah Ash mengalami masa-masa penipuan cinta yang mahadahsyat dari Jaeed. Sekaligus memperlihatkan, betapa cinta memang bisa bikin orang menjadi setengah gila. Ya, cinta yang seperti itu.

 

Anyway, udah lama banget nggak baca buku. Ya, jenis metropop terutama. Dari kemarin lagi cari mood buat baca bacaan seksi. Tapi, toh akhirnya nggak baca juga. Akhirnya, baca ini deh. Dan dengan gerak cepat, tanpa babibu. Nggak nyampe 2 jam udah selesai baca buku ini.

 

Not my style.

Bisa dibilang sih gitu. Oke. Narasinya sih lumayan baik. Apalagi, deskripsi tentang kota Newcastle dan permainan “blackjack” itu sendiri. Cuma ya kurang digali aja. Penulis seolah kehilangan fokus. Mau lebih menonjolkan “judi” itu sendiri atau hubungan cinta antara pemain (yang menurut saya lebih ke hubungan cinta satu arah. bukan dua arah).

Too bad. Rating 2 saya berikan untuk novel ini.

Maaf banget buat Gramedia yang udah ngasih buku ini gratisan, berhubung saya sudah menang #ResensiPilihan gegara nulis review Katarsis. Apa boleh buat. Hati berkata begini. Ya, beginilah.

p.s. Bacalah ketika sedang kesal. Niscaya akan tambah kesal!

 

Dari segala kebodohan, kebodohan cinta adalah kebodohan yang paling bodoh.” –p.206


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s