{Institution Visit} Balai Penelitian Pemuliaan Ikan Sukamandi, Subang

bppisumber gambar : BPPI Sukamandi Website

 

Teringat sama perkataan senior, “Jurusan kita itu susah kalau mau belanja di semester awal. Udah santai aja. Ntar semester 5 bisa belanja, kok.” Terang aja, waktu itu gue langsung panik. Gimana nggak? Temen-temen jurusan lain udah pada ngebolang nyobain beraneka rasa mata kuliah pilihan, sedangkan gue masih berkutat dengan DDC dan AACR. Alamak. TT_TT

Gue pun pasrah. Menanti datangnya semester 5 itu datang. Dan ketika datang, gue langsung dapet yang namanya BIG DOOR PRIZE! AFFFAAHHH??!! Gue diberi kehormatan untuk belanja sebanyak 9 sks yang artinya itu adalah 3 mata kuliah dengan bobot masing-masing 3 sks! Sungguh luar biasa. Jauh dari ekspektasi. Gue cuma bisa bengong sambil lirik-lirik jadwal semester ganjil tahun lalu, untuk memprediksikan dosen mata kuliah  yang harus gue ambil.

Setelah tanya sana sini, gue akhirnya memutuskan untuk mengambil Italia karena mata kuliah ini populer dan dosennya enak. Yaudah. Yang ini gue masukin list, selain karena dia jadwalnya banyak, itu artinya gue bisa milih jadwal yang nggak nabrak jadwal jurusan. Trus yang kedua, gue bakal milih sejarah karena kebanyakan dosen sejarah ngasih UTS sama UAS take home. Asik banget, kan?

Tapi, pada kenyataannya….

#SIAKWAR berlangsung brutal. Gue bela-belain bangun jam 8 pagi ke warnet (karena gue lagi pulang kampong dan modem gue di Cilacap itu bakalan failed banget kalo buat ngisi siak). Alhasil, dengan pengharapan IP yang lebih baik, gue pun memutuskan untuk pergi naik motor bareng Ipin, adek kelas gue menuju warnet. Dimana temen gue, Irna sudah nangkring disana.

Gue yang nggak biasa panikan tiba-tiba jadi panik. Takut kalo tiba-tiba semua kelas penuh dan gue bakalan nganggur dengan 12 sks wajib doang. Alamak! Akhirnya, dengan langkah seribu, gue langsung ngeklik kelas italia dan begitu gue klik. Kelas penuh. Berikutnya, gue berusaha mencari kelas sejarah yang kosong, tapi nihil. Gue yang udah putus asa, tiba-tiba menemukan harapan. Muncul harapan lain. Mata kuliah yang udah gue nanti sejak semester dua sepertinya bisa gue ambil. Yap! Korea dasar akhirnya masuk list. Tapi, bego banget gue karena detik kemudian, gue uncheck dengan alasan tabrakan sama makul jurusan yang ternyata buat semester 7 (salahkan siak kenapa disitu tertulis semester 5). Gue langsung ngeklik kembali makul itu dan berada di luar kelas. Diikuti dengan pengantar arkeologi yang juga di luar kelas. So, basically hidup gue di ujung tanduk karena hanya italia aja yang aman posisinya.

Allah masih berbaik hati sama gue. Posisi gue di kelas Korea gue naik hingga akhirnya berada di posisi aman. Tapi, posisi kelas arkeo gue masih tidak aman juga. Akhirnya, di hari terakhir muncullah beberapa mata kuliah luar fakultas dan gue memilih akuakultur, makul pilihan jurusan biologi, MIPA.

……

Alasan gue milih makul itu, adalah karena setelah diskusi bareng temen-temen, jurusan ini lebih rasional dibanding fisiologi reproduksi yang pasti bakalan banyak materi IPA-nya. Selain itu, karena ada kata kultur dalam mata kuliah itu, kita berpendapat mungkin bakalan mbahas budaya sedikit-sedikit lah~

Dan setelah masuk kelas, emang nggak jauh beda. Ibu dosen begitu baik membiarkan gue tertidur di kelas sampai kelas usai (maaf ya bu). Dia juga nggak baik sama gue aja. Terbukti, ada yang fangirling juga (mata gue langsung bereaksi ketika cewek yang duduk di depan gue buka twitter dan background twitternya itu Kris EXO) atau main minion crush pun tidak diapa-apain sama ibunya. Semoga nilai gue nggak kenapa-napa juga karena setelah cari informasi tentang dosennya, dia emang baik dan nggak pelit nilai.

uts mode onmodel UTS yang kaya SNMPTN

Lalu, apa hubungannya mata kuliah akuakultur gue dengan BPPI Sukamandi? Nah, tulisan di atas tadi itu baru prolognya. Inilah cerita utamanya. *berbusa*

 

Apa itu BPPI Sukamandi?

Balai Penelitian Pemuliaan Ikan Sukamandi (BPPI) merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Departemen Kelautan dan Perikanan di bidang budidaya air tawar yang berada dan bertanggung jawab kepada Direktur Jenderal Perikanan Budidaya.

BPPI Sukamandi pertama kali berdiri sebagai laboratorium Voor De Binner Visserij pada tahun 1927 dan berkedudukan di Cibalagalung, Bogor. Kemudian, pada tahun 2011 Balai Penelitian Pemuliaan Ikan (BPPI) resmi berkedudukan di Cibalagung, Bogor. Komoditas ikan yang dihasilkan oleh BPPI Sukamandi adalah ikan mas, ikan nila srikandi, ikan nele, dan ikan patin pasopati. Wow!

Nah, disini kita belajar selayaknya para petani ikan tentang bagaimana proses budidaya, penelitian, dan bagaimana proses distribusi ke masyarakat.

Kebetulan, kelompok gue kebagian jatah buat mengetahui ikan mas lebih jauh. Proses budidaya ikan diawali dengan pemijahan, pendederan, dan pembesaran. Semua ikan pasti melewati ketiga fase tersebut. Baik secara alami, setengah alami, ataupun buatan.

2013-11-25 10.32.12Bagian depan hatchery ikan mas

Di tengah cuaca yang panas ini, kita pun ke kolam pendederan yang luas di halaman belakang hatchery ikan mas ini. Kolam seluas 25m2 inilah yang akan menampung para anak ikan mas setelah dilakukan pemijahan. Baru kemudian dilakukan pembesaran.

Di hatchery ikan mas ini, juga sedang ada dua penelitian. Yang pertama, penelitian seleksi bibit unggul. Yang sedang diteliti yakni, ikan mas sutisna dan ikan mas wildan. Hayo, ini mas nya siapa? Hihi. Tujuannya, tentu saja untuk mencari bibit yang paling unggul untuk kemudian dijadikan induk dalam pemijahan ikan mas.

2013-11-25 10.43.43Ini kolam pendederan ikan mas

Sedangkan penelitian yang satunya lagi, lebih ke penelitian strain ikan mas resisten KHV. Nah, apa pula itu. Jadi penyakit KHV itu adalah penyakit viral yang menyerang ikan mas (berbagai ras). Virus ini sangat mudah menyebar dan dapat menghasilkan kematian. Virus KHV ini pertama kali terjadi di Israel tahun 1998 dan masuk ke Indonesia diperantarai oleh ikan mas koi yang diimpor dari Jepang. Dan penyakit KHV ini menjdi salah satu penyakit utama pada budidaya ikan di Indonesia, tentunya mengakibatkan kerugian yang sangat besar. Wow!

2013-11-25 11.29.46kolam percobaan resisten KHV

Overall, cukup puas sih berkunjung ke BPPI Sukamandi. Petugasnya ramah dan mau jawab pertanyaan aneh dari kita. Hehe. Akhir cerita, sebelum kembali kita makan siang dulu di depan BPPI dengan ayam goreng. Psst. Gue sih sebenernya lebih prefer udang goreng tepung asam manis. Hm~ Yummy.

p.s : karena waktu yang terbatas, gue nggak sempet masuk ke perpustakaannya.😦 . Dan ngomong-ngomong, kalau nilai di SIAK udah keluar dan dapet bagus, mungkin gue bakalan ngambil makul lain yang diajar dosen ini di semester berikutnya.😀

 


8 thoughts on “{Institution Visit} Balai Penelitian Pemuliaan Ikan Sukamandi, Subang

  1. Yang ini no kantor nya 0260520500
    Kalau boleh tanya wktu ksana msuk ke penginapan untuk anak2 pkl gk ya ? Mau tnya fasilitas hehe

  2. maaf sebelumya,, q minta tolong, sampean ada kah alamat email atau phone number dari BPPI sukamandi? kalau ada saya minta mbak, soale saya butuh seputar penemuan lele mutiara dan cara order lele tersebut. trims

  3. Maaf sebelum nya, saya mau konfirmasi di BPPI sukamandi bisa menerima peraktek kerja lapangan (PKL) atau tidak rencana nya kami mau pkl di BPPI sukamandi..Pada bulan januari 2015. Sekedar konfirmasi terlebih dahulu terimakasih.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s