{Book Review} Nobody’s Baby But Mine (Chicago Stars #3)

Cover

Judul : Nobody’s Baby But Mine

Penulis : Susan Elizabeth Phillips

Penerbit : Gagas Media

Published : 2012

Jumlah halaman: 556 halaman

Rating : 3/5

Sinopsis : 

Dr. Jane Darlington ingin memiliki anak. Sejak awal, ia menetapkan bahwa ayah si bayi haruslah punya penampilan menarik, atletis, tetapi tak perlu pintar—karena anaknya kelak akan mewarisi otak pintarnya. Di dunia yang kejam ini, punya otak genius saja tidak akan memberinya banyak pilihan. Plus, berdasarkan pengalaman pribadi, Jane mendapati bahwa pencapaian dan prestasinya malah membuat laki-laki terintimidasi, lalu pelan-pelan menjauh. Dia tak ingin hal seperti itu terjadi di garis hidup anaknya.

Cal Bonner masih berusaha menyangkal fakta bahwa dia sudah tua. Sehebat apa pun dia di lapangan, sebagai pemain quarterback andalan klub Chicago Stars, usia kepala tiga berarti sebentar lagi akan pensiun. Tapi saat bertemu dengan Jane, dia merasa puluhan tahun lebih muda. Tentu saja dia tak bisa melupakan malam yang panas… dan perempuan yang membakarnya kala itu. Tapi begitu tahu dia hanya dimanfaatkan untuk proyek ‘mendapatkan anak sempurna’ perempuan itu, Cal marah luar biasa. Lewat pengacara, dia berhasil menekan Jane supaya mau menikahinya. Dia tak akan membiarkan bayi mereka tumbuh sebagai anak haram.

Keduanya menjalani pernikahan tak ubahnya seperti tawanan dan sipirnya. Jane tak dibiarkan keluar rumah, dijauhkannya perempuan itu dari teman-teman dan sanak saudaranya. Cal tak ingin orang-orang itu jadi kecewa saat tahu pernikahan ini hanya berumur pendek. Tapi benarkah dia ingin menceraikan istri egoisnya itu? Kalau iya, kenapa perasaannya malah menyuruhnya melakukan hal sebaliknya?

Dr. Jane Darlington memang bukan wanita biasa. Dia seorang profesor muda *untuk ukuran profesor* karena berusia 34 tahun, single, dan yang paling penting adalah dia menginginkan bayi! Sayangnya, siapa yang mau berkencan dengan wanita yang membosankan sepertinya? Di tengah rasa frustasinya, muncul Jodie, anak dari tetangga rumahnya yang menawarkannya untuk menjadi ‘wanita penghibur’ selama satu hari sebagai hadiah ulang tahun Cal Boner, pemain belakang klub Chicago Stars yang sudah hampir berkepala empat dan sedang dalam krisis percaya diri karena sebentar lagi adalah waktunya untuk pensiun.

Nah, disinilah semua kegilaan itu bermula. Dr. Jane yang saking pintarnya itu akhirnya menyanggupi permintaan Jodie untuk jadi ‘wanita penghibur’ semalamnya Cal. Jane berpikiran bahwa Cal cukup bodoh sehingga anaknya nanti tidak akan dianggap aneh karena otaknya yang luar biasa itu. Jane pun merencanakan berbuat curang dengan ehm, melubangi pengaman yang dipakai oleh Cal.

Cal yang penasaran dengan Rosebud *nama samaran Jane* akhirnya mencoba mencari tahu keberadaannya setelah malam panas kedua mereka (tanpa pengaman tentu saja) dan menyebabkan Jane hamil. Jane tentu senang luar biasa karena akhirnya dia bisa hamil. Tapi, kesenangannya berhenti di saat Cal akhirnya tahu apa motif di balik keinginan Jane untuk tidur dengannya. Cal yang marah besar, berjanji akan membalas dendam kepada Jane karena telah memanfaatkannya luar dalam. Intinya, Cal langsung bergerak cepat dan mengancam Jane untuk menikah dengannya atau jika tidak, Cal akan menuntut Jane ke pengadilan dan mengambil anak yang tentu saja sangat diinginkan Jane. Dan disinilah kisah pernikahan mereka dimulai.

Pas awal baca sinopsisnya, mikir banget. Kayaknya pernah baca fanfiction dengan tema persis kayak gini. Ceweknya pengin punya anak tapi nggak pengin nikah. Cuma bedanya, di fanfiction yang aku baca, si cowok itu yang jatuh cinta sama ceweknya duluan dan berusaha terus-terusan untuk mendapatkan hati ceweknya. Sedangkan disini, bisa ditebak kalau Jane jatuh cinta pada pesona Cal yang memang bar-bar itu. Wkwk. How I like that kind of guy! >.<

Karakter Jane dan Cal yang berkebalikan bikin mereka berantem hampir tiap hari. Meskipun, mereka berdua nggak bisa menampik bahwa ada ketertarikan yang *uhuk* besar diantara mereka berdua.

Awal cerita novel ini dibuka dengan kocak. Terutama ketika Jane yang sedang menyamar sebagai ‘wanita pilihan’ itu menjelaskan tentang pekerjaannya sebagai Penyedia Kesenangan Sosial atau PKS. Belum lagi, ketika Jane mencoba menggoda Cal dengan tarian yang ternyata malah membuat Cal ngantuk! Haha. Bagaimana nggak? Gue tadinya mikir si Jane bakalan striptease atau semacamnya. Tapi, dia malah aerobic dengan gerakan statis ‘satu-dua-tiga’ dan menaikkan kakinya. Siapa coba cowok yang tertarik? Sayangnya, lama kelamaan buku ini kayak kehilangan ‘nyawa’ semakin ke belakang. Atau bisa jadi karena faktor terjemahannya, karena makin ke belakang terjemahannya terkesan berantakan.

Fokus buku ini sih lebih ke trust-issue sama salah paham. Gimana Jane yang ‘lack of confidence’ sama bentuk tubuhnya. Makanya, dia selalu menolak untuk bercinta sama Cal dalam keadaan telanjang bulat karena dia nggak PD sama ukuran dadanya. Dan Cal yang juga dalam masa-masa paripurna(?) menjadi atlet dan sedang dilanda kebingungan tentang masa depannya nanti.

Side story yang gue suka sih cerita tentang ortunya Cal, Lynn dan Jim. Ah, suka banget. Apalagi, disitu ceritanya Lynn ngelahirin Cal pas umur 16 tahun dan Jim harus bekerja mati-matian buat sekolah kedokterannya dan membiayai kehidupan mereka.

Secara keseluruhan, buku ini layak dapet rating 3 dari gue. Ceritanya sebenernya udah bagus. Hanya ada beberapa bagian yang terasa hilang dan membuang-buang cerita di bagian yang sebenernya nggak penting untuk diceritakan. Dan mungkin, aspek terjemahan yang kurang ngena di otak gue juga bisa jadi alasan kenapa bintangnya kurang sempurna buat buku ini. Tapi, tetep ya. Siapa sih yang mau nolak cowok yang ternyata seunyu Cal? Yang maniak banget sama lucky star itu? LOL~

“Perbuatan baik, tidak peduli betapa kecilnya, bisa terus bermultiplikasi sampai itu akan mengubah dunia selamanya menjadi lebih baik.”—p. 329

Buku ini dibaca dan direview dalam rangka “New Author Reading Challenge 2014” yang diadakan oleh Kak Ren😀

nuauthor-2


2 thoughts on “{Book Review} Nobody’s Baby But Mine (Chicago Stars #3)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s